Friday, January 29, 2016

Dua Sisi

Assalamualaikum

Hey, 

Dua sisi.

Bila kita ada masalah , kita selalu rasa kita punya masalah lah paling besar dari dia . Setiap manusia ujiannya berlainan. Tapi yang kita kena selalu ingat , setiap ujian nilainya sama .

Apa maksud nilai ?

Maksud nilai di sini adalah Allah tidak akan membebani hambaNya sesuatu yang melebihi kemampuan kita . Jadi , terang-terang Allah bagi tahu yang kita sebenarnya mampu .

Statement "beban aku lagi berat dari dia" tak wujud bila kita pandai bersyukur untuk setiap perkara yang Allah bagi . Hari ni kita rasa masalah kita berat , tapi percayalah bila kita mula dengar masalah orang lain , kita akan rasa bersyukur untuk masalah kita.

Kita selalu nak menang dalam suatu argument . Dari sisi kita , kita akan kata argument kita patut menang . Dari sisi yang lagi satu pun tak ada bezanya . Sedangkan kalian sama-sama tidak tahu apa yang ada dalam hati masing-masing , apa situasi masing-masing . Allah lebih tahu itu hakikatnya.

Sebab tu nabi ajar , bersangka baik . Sebab apa ? Sebab inilah . Sebab bila kita bersangka buruk kita terlupa cerita kita ada dua sisi. Bukan cerita kita je . Bukan sakit kita je. Bukan payah kita je .

Bila Allah uji kita , bukan kita je yang terasa diuji , bahkan orang keliling kita pun akan turut rasa diuji . Kenapa saya kata begini ?

Tengok ye , bila kita diuji , kita mula rasa down , kita rasa stress . Mulalah kita nak tolak semua orang yang ada dikeliling kita sebab kita perlukan masa untuk diri kita sendiri . Bila kita menolak orang keluar sebentar dari hidup kita , mereka yang paling rapat dengan kita adalah yang paling terasa . Jadi itu ujian untuk mereka juga .

Betul , mereka tidak akan faham apa yang kita rasa tapi itu tak bermakna rasa sakit mereka kerana kita cuba menolak mereka tu adalah tidak real .

Bila kita bergaduh dengan seseorang , kita akan dwell past kalian bersama. Dari A sampai Z kita akan ungkit . Mulalah kita akan keluarkan ayat yang kurang baik . Itu ini kita kata dekat dia . Kita salahkan dia seratus peratus , sampai kita terlupa siapa yang izinkan semua masalah itu ada . Sampai kita terlupa orang yang kita salahkan tu adalah manusia yang ada perasaan juga seperti kita .

Allah pesan dalam Al-quran , bila ada masalah , sabar dan kerjakan solat . Point dia sekarang , sabar . Bila kita ada sabar , kita takkan lekas menyalahkan orang . Kita akan cepat reflect dekat diri kita balik . Kita akan cuba reflect masalah tadi kepada diri kita balik , cuba perbaiki diri kita balik.

Kadang orang akan kata , "kau ni berkali-kali ulang kesalahan yang sama" . Saya tahu , ayat ni selalu buat kita berputus asa nak perbaiki diri kita . Tapi percayalah , kadang-kadang kita perlu terjatuh berkali-kali untuk bangun dan jadi lebih gagah . Abaikan apa yang dia kata , anggap itu satu batu loncatan untuk kita lebih gigih berubah. Anggaplah Allah sedang menghantar seseorang supaya kita lebih bersemangat .

Ingatlah , hidup kita ni sentiasa ada dua sisi . Sisi kita dan sisi orang dikeliling kita . Sebelum menuding jari kita pada salah orang lain , baiklah kita audit diri kita dulu .

Salam Jumaat . Jangan lupa Al-Kahf

Sunday, January 24, 2016

Rukun Iman Yang Pertama

Assalamualaikum

Hey,

Semua orang pernah jatuh . Bila dah namanya jatuh mestilah ada fasa 'macam mana nak bangun balik?' kan ? Masa fasa tu kita akan tercari-cari REASON untuk kita bangun balik. Ada orang yang Allah celikkan hatinya , ya , orang tu akan jumpa Allah lah jawapannya . Tapi orang yang di mana Allah butakan hatinya , em ada yang suicide dan ada yang terus dalam maksiat. Nauzubillah .

Aku bukan ostajah nak preach panjang lebar pasal agama sedang aku sendiri masih tercari-cari . Apa yang aku tulis ni adalah pieces yang aku jumpa sepanjang nak sampai aku yang HARI INI.

Kita ni manusia , memang mudah lupa . Kata dasar 'INSAN' tu sendiri pun , 'NISYAN'-Pelupa. Dalam kita melalui hari-hari kita , kita diuji dengan bermacam-macam perkara. Terutama , ujian dengan permintaan/doa yang kita minta pada Allah.

Ada orang kata , "kenapa Allah tak makbulkan doa aku?"

Ada yang kata ,"Aku dah buat semua kenapa masih aku tak dapat apa yang nak ?"

Hmmmm.

Bila kau duduk rumah orang , kau berani tak nak demand itu ini ? Macam kau nak makan nasi lemak , sambal tak nak pedas sangat , telur bagi telur mata kerbau . Mestilah tak kan . Kau akan ambil apa yang tuan rumah bagi je. Kalau dia tak bagi , dan its fine. Sebab kau fikir , kau ni dah menumpang kat rumah orang jangan nak buat kepala sangat. 

Ok . Letak scene tadi dalam kehidupan seharian kita. Ini tanah siapa ? Allah kan . Udara yang kau sedut ni siapa punya ? Allah kan . Jantung kau tu berdegup atas izin siapa ? Allah kan . So ? Apa expectation kau sekarang ni . Kita ni hamba . Ingat tu . Bila dibagi ambil , bersyukur . Bila tak dibagi , redha , bersyukur.

Tapi itulah kita ni . Sombong. Sebabkan satu permintaan yang BELUM LAGI ditunaikan , dah kita menyeringai marah , berputus asa dengan rahmat Allah , terus berhenti berharap. Siapa tuhan sebenarnya sekarang ni ? Jangan disebabkan satu perkara yang BELUM LAGI ditunaikan , kau lupa nak bersyukur untuk perkara yang TELAH ditunaikan. Jangan gitu kawan-kawan.

Kalaulah kita mampu nampak sebesar apa rahmat Allah yang bakal datang untuk menggembirakan hati kau selepas diberi ujian , kau takkan nak pertikai/merungut/persoal/bersedih terlalu lama pun. 

Allah dah kata dalam Al-quran , kalau kita bersyukur Dia akan tambah. Dan Allah ada pesan juga dalam Al-quran , mintalah dekat Dia , Dia akan kabulkan tapi dengan syarat kita kena taati Dia, jauhkan diri dari apa yang Dia murka. Kita ni , bila Allah dah redha kehidupan kita , mintalah apa je , In Sha Allah senang je Allah nak tunaikan . Tapi kalau kita pun nak solat yang 5 waktu tu pun masih liat . Susahlah gitu.

Mungkin kau tak sedar kot , dalam ligat kita meminta , berdoa pada Allah , berharap supaya doa kita dimakbulkan , kita perbaiki amalan kita , kita perbaiki hati jadi ikhlas kerana Allah, kita tak sedar sebenarnya kita makin hari makin rapat dengan Dia . Sebab apa ? Sebab kepercayaan kita dekat Allah , kebergantungan kita pada Allah lebih hebat dari resah disebabkan permintaan kita BELUM LAGI ditunaikan. See , itulah cantiknya bila kita mengejar keredhaan Allah serta merta yang perkara lain tak penting lagi.

Tapi kena ingat juga , bukan senang-senang Allah nak bagi apa yang kita minta . Jadi Dia uji kita dulu . Ingat , bila ujian ni sebenarnya nikmat yang dibalut dengan surat khabar tapi sekali bila bukak , nah! cantik gila. Allah akan uji kita dengan perasaan betapa impossible nya sesuatu perkara yang kita nak tu bakal jadi . Allah akan uji kita dengan perasaan yang kita tak nampak dah lagi ke mana jalan yang kita boleh pergi . Macam-macam Allah akan uji kita sebenarnya.

Nilai syurga terlalu mahal untuk didapatkan dengan senang tanpa ujian dan jalan yang berliku dan berduri . Bila Allah uji , maksudnya Allah nak shape kau supaya fit masuk syurga Dia. Nak jadi ahli syurga kenalah berperangai macam ahli syurga . So, dunia ni lah tempat kita kena berlatih. 

Untuk apa diuji ?

Untuk kita nilai sendiri tahap keimanan kita pada Allah . Berapa banyak sebenarnya kepercayaan kita letakkan pada Allah . Tahap kebergantungan kita pada Dia .

Jadi bila diuji nak kena buat apa sebenarnya ?

Allah dah kata jugak dalam Al-quran , caranya dengan SABAR dan SOLAT. Nampak tak betapa sayangnya Allah ni dekat hamba-hambaNya . Punyalah Allah tak nak kita ni lupa tentang Dia . Bila kita SABAR , kita akan ingat Allah . Bila SOLAT setiap pergerakan kita mengingatkan kita pada Allah . Bukan ke semuanya akan berbalik pada Allah ?

Silap kita bila berharap ni , kita ni terlalu berharap pada manusia yang tiada daya . Bila sekali Allah datangkan ujian pedihnya sebuah pengharapan pada manusia , Allah cepat-cepat sambut kita sebab Dia tahu , kita ni diciptakan olehNya lemah. Kita je berlagak macam kuat sangat , sombong .

Once pergantungan kita pada Allah dah kukuh , datanglah ujian apa sekalipun . Kita akan tetap dengan pendirian kita , tetap berdoa , berharap . Sebab apa ? Sebab masa tu kita percaya semua yang ditulis oleh Allah tu adalah yang baik-baik . Kita tak mampu menilik apa yang ada dalam Lauh Mahfuz , jadi apa yang kita buat adalah berdoa. Kalau betul perkara tu memang ditakdirkan untuk kita , tentu-tentu untuk kita takkan pernah tertukar. Dan yang paling best , kau dapat berdekatan , kenal , jatuh cinta , rindu dengan Allah. Dan kalau pula itu bukan yang ditakdirkan , kita tahu yang bakal datang tu pastinya yang jauh lebih baik dari apa yang kita doakan. Dan tentu sekali connection kita dengan Allah makin kukuh.

Berbahagialah dengan takdir yang dituliskan oleh Allah. Jadilah seorang hamba yang pandai bersyukur . Jangan bongkak . Kita ni cuma meminjam . Jangan mengungkit pada Allah . Kita ni cuma meminjam. Allah pesan dalam Al-quran , bila berdoa , berdoa dengan kerendahan hati , berharap Allah makbulkan dan berasa takut kalau tak dimakbulkan. Tak perlu jerit-jerit , marah-marah semua tu . Allah tahu . Lebih tahu sebenarnya.

Ingat lagi rukun iman yang pertama ?

PERCAYA PADA ALLAH

Tuesday, January 19, 2016

Persepsi

Assalamualaikum

Hey ,

Dunia ni makin hari makin pelik . Makin tak make sense . Ini tahun 2016 , dan bukan ke sepatutnya dunia semakin maju ? You know what I mean . Cuba tengok keliling kita hari ni . Masih ada yang mengemis , anak muda gunakan 'muda' untuk maksiat yang terang-terang haram , feminism ? haha , bombing di negara-negara Islam yang tidak di endah bila di negara lain , Islam di kata terrorsit , tajaan perkahwinan bernilai jutaan ringgit tapi masih kadar cerai melonjak tinggi . Apa semua ni kau rasa ? 

Suatu kemajuan atau sebaliknya ?

Itu untuk skala besar yang kita lihat . Aku kecilkan skop kepada diri kita-kita . 

"Dah namanya manusia mesti ada yang suka , mesti ada yang tak suka" -Fynn Jamal

Masalah berskala besar tu sebenarnya berasal dari satu individu (diri kita sendir) . Jangan lihat yang besar , kita tengok dulu kita , bahagian paling kecil sekali yang kita monitor lebih rapat , diri sendiri . Percayalah , kalau semua orang ada attitude nak perbetulkan diri sendiri dunia ni akan lebih baik . 

Contohnya , sikap prejudis . Manusia ni takkan lari dari sikap judging , that;s what we always do . Tipulah kalau kita pertama kali melihat orang tak ada judgment . Kalau tak , tak wujud perkataan first-impression . Tapi Nabi Muhammad SAW pesan , "bersangka baiklah" . Its okay to judge , tapi judgelah dengan perception yang baik . Dengan cara tu kita akan perceive seseorang tu dengan baik .

Kita ni manusia , kita tak tahu apa ada dalam hati manusia lain . Kita sibuk menuding jari . "dia ni jahat , dia maki aku" , "dia ni songlap duit syarikat" , "dia ni memang ahli maksiat" . Siapa kita ni sebenarnya , tuhan ke hamba ?

Makian tak menjadi tanda aras kepada betapa jahatnya orang , belakang kau mungkin setiap hari dia menangis mintak dekat Allah berharap yang mulut dia boleh mengeluarkan apa yang baik sahaja .

Dia yang songlap duit syarikat , kita tak tahu apa susah yang dia lalu . Mungkin dia jenis yang tak bercerita . Mana tau dia guna duit tu untuk anak dia yang tenat , dia tak ada duit dan terdesak jadi dia terpaksa guna . Kita ni manusia , kadang-kadang bila keadaan mendesak kita terpaksa buat sesuatu diluar jangkaan kita sendiri . Tapi itu bukan syarat kita nak pulau dia . Tak nak kawan . Why not kita tanya apa sebenarnya masalah dia .

Siapa kita nak memberi label kepada orang lain sebagai 'ahli maksiat' , sedangkan hidup kita seharian pun bergelumang dengan maksiat yang tanpa sedar kita buat . Kita tak tahu semua tu , mana tahu 'ahli maksiat' yang kau sedang label tu tengah bersungguh-sungguh merain maaf dan redha Allah . Dan kau ? Kau tambah dosa , dia dikredit pahala sebab kutukan yang kau bagi .

Hidup ni singkat je . Kalau kita nak orang lihat apa kebaikan yang kita dah buat , apa yang kita dah beri . Terlalu singkat untuk kisah apa yang orang perkata tentang kita . Macam aku kata tadi , kalau setiap dari kita ada sikap cuba nak perbetulkan diri ,dunia ni akan lebih baik . 

Sebagai seorang Muslim , hidup kita ni buatlah apa sahaja asalkan apa yang kita buat tu Allah redha dan suka . Tak perlu meraih redha dan sayang manusia lagi kalau redha dan sayang Allah pun kau masih berkais-kais . Letak Allah di tangga pertama kehidupan kau , yang lain datang bergolek tanpa kau minta.

Okay tolak isu religion . Untuk sebuah kehidupan yang baik , ajar diri ikhlaskan setiap perkara . Orang buat jahat , kita balas dengan baik . Orang buat baik , kita balas dengan gandaan baik . Yang tak suka mesti ada , CONFIRM . Tapi , takkanlah kerana ratio yang menyayangi to the membenci 10:1 kau nak terus jadi negatif kan ? Tak fair lah macam tu untuk diri kau .

Kalaulah hati kita-kita ni boleh difizikkan . Aku percaya rata-rata kita hatinya berdarah , bertampal , retak . Inilah hidup . Jangan risau , hidup ni sementara . Jadilah hamba yang merasa cukup . Apa yang Allah bagi ambik , jangan ungkit dan rungutkan itu dan ini cuma kerana kita tak dapat apa yang kita nak . 

Mungkin inilah dia dunia akhir zaman . Makin pelik dan tak masuk akal . Tapi , alhamdulillah masih ada yang baik-baik yang nak buat dunia ni kembali make sense di mata kita-kita . Alaaa , sudahlah isu jodoh , tulang rusuk bergetar semua tu . Bila sampai masanya , perkara tu tetap akan jadi . Apa yang kepunyaan kau tetap akan menjadi kepunyaan kau .



Sunday, January 10, 2016

How could I ?

Assalamualaikum

How could I ?
When He is the one who always been here through my ups and down , and when things go smooth , I left Him aside .

How could I ?
Ask for more and more , and He gives and gives when all I did and done were sins and sins.

How could I ?
Love His creation more than Him , when His love is far greater than any human being could imagine

How could I ?
Put Him at the lowest stage on my life stairs when He is the one who picked me up when I stumble upon my life , give me life to live , place in me a perfect organs with no defect and give me everything I need to live

How could I ?
Spare His mercy , repeating the same mistakes over and over again when He never once spare any repent from me , in fact , He never close the door of taubah

How could I ?
Damaged myself when He create me with the greatest love of all without any flaw upon me

How could I ?
Give Him a leftover from my overall time on His land when He is the one who lend me all these nicest thing

How could I ?
How could I ?
How could I ?

Ya Rabb , I am all yours . I live and I die for You . Because Your love isn't comparable to anything and I would trade anything just to have Your love .

I am Yours . All Yours

Saturday, January 9, 2016

Buat yang Sedang Jatuh

Assalamualaikum

"And man was created weak"
Surah An-Nisa : 28

Siapa je yang tak pernah jatuh . Sebagai hamba Allah yang dijadikan lemah , jatuh itu perkara biasa . Kita sentiasa perlukan pertolongan Allah untuk bangun balik .

Kita merancang banyak sangat perkara dalam life kata . Kita fikir route untuk capai matlamat kita macam mana . Buat itu , buat ini cuma untuk capai impian kita . Tapi kita lupa sesuatu . 

"...dan apa jua yang ditahan oleh Allah maka tidak ada sesuatupun yang dapat melepaskannya sesudah itu. Dan (ingatlah) Dia lah sahaja yang Maha Kuasa , lagi Maha Bijaksana"
Surah Al-Fatir : 2

Nak nak pulak , kita dah highlight plan kita tu , lepas tu tak jadi . Macam ni lah ibarat dia , kau tulis checklist dalam buku , letak itu letak ini , dan tiba-tiba tak jadi , kau terpaksa padam satu-satu ganti dengan yang baru . Buat plan baru , mula dari bawah . Susahkan ?

Macam dah bina bangunan separuh siap dah ni , tiba-tiba runtuh . Developer mintak bina bangunan baru yang lain dari yang tadi .

Aku pernah tanya seorang sahabat , "what would you do kalau apa yang kau plan tak jadi as apa yang yang kau plan , in fact , kau kena mula plan baru . Kat mana kau akan start ?"

Dan dia jawab,  "key dia bila plan tak go accordingly , improvise"

Susah ? Yes ! Siapa mampu deny benda tu . Step pertama before improvise ; redha .

Mesti tertanya-tanya , "mana nak mula ?" . Itu perkara biasa , kau lost . Kau tak faham apa yang jadi . Ini bukan apa yang kau gambarkan dan bla bla bla . I've been there . Susah nak ajar diri jadi redha , susah nak ajar diri terima kenyataan . Tapi ... percayalah , once kau redha , boleh terima kenyataan , Allah akan gantikan dengan sesuatu yang jauh lebih baik.

Mula dengan Allah . Cari Allah . Seek His help . Kau kena faham , jalan cerita hidup kau ni ditulis oleh yang Maha Tahu . Jadi , jangan ragukan kesempurnaan jalan cerita yang bakal kau lalu . Serahkan diri bulat-bulat dekat Allah .

"....He will give you (something) better than what was taken from you......"
Surah Al-Anfal : 70

Oleh itu , janganlah kalian berasa sedih . I mean , its okay to feel sad . Aku pun pernah jatuh , tersungkur , tergoleh dan seangkatan dengannya . I did stupid things in fact . Dan hari ni , barulah aku nampak apa sebenarnya yang Allah nak bagi dekat aku . MasyaAllah . Baik sungguh Allah ni .

Janganlah putus asa , instead improvise . Cari Allah , minta sungguh pertolongan dari Dia . Sudahlah tu , air mata tu boleh simpan untuk tangiskan dosa kita yang banyak ni . Allah uji bukan untuk menghukum , tapi sebab sayang . Dia lebih tahu , berbanding kita hambaNya yang dhaif ni.

"Cukuplah Allah sebagai penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung"
Al-Imran : 173

Bersabarlah wahai orang yang sedang jatuh , sesungguhnya Allah bersama kamu .

Thursday, January 7, 2016

Syukur

Assalamualaikum

So , tajuk hari ni , "syukur". Apa itu syukur ?

Merasa cukup

Simple kan . Cukup dengan apa ? 

Nikmat Allah .

Semalam lunch dapat makan nasi dengan ikan bilis . Alhamdulillah . Ada orang , tak dapat makan langsung . Bersyukurlah , Allah masih baik pada kau bagi kau nikmat makanan .

Minggu lepas seminggu demam , tak dapat study kaw kaw untuk final exam . Alhamdulillah . Ada orang , Allahu , sampai hari ni tak dapat bergerak . Paralyzed . Apa lagi nak jawab exam, Bersyukurlah , Allah masih baik bagi lagi kesempatan jawab exam dan sembuh dari demam.

Orang curi duit . RM100 . Alhamdulillah . Bersyukurlah , Allah nak bagi kau dapat pahala free , dengan syarat kau ikhlaskan dan niat sebagai sedekah kepada si pencuri .

Palestin hari ini berdentum-dentum bunyi bom . Nak cari tempat yang selamat , Allahu payahnyalah . Kita , Malaysia ni ? Alhamdulillah . Bersyukurlah , masih Allah berikan keamanan.

Tengok cermin , mengeluh , "ee gelapnya muka aku" . "banyaknya jerawat" , "hidung aku penyek" . Allahu . Weh , bersyukurlah . Gelap ke cerah ke muka kau tak jadi penanda aras pengakhiran kita nanti . Jerawat ? Tengok bintik hitam dekat hati tu , rasanya lagi banyak kot. Hidung penyek ? Subhanallah . Ada orang , yang kurang anggotanya , tapi masih mereka bersyukur . Ciptaan Allah semua cantik-cantik . Allah kan suka perkara yang cantik.

MasyaAllah . Baik sungguh Allah dekat kita .

Padahal --

Allahu , maksiat tak putus-putus . Kalau amal tak putus-putus , Alhamdulillah . Ni maksiat .

Dengar bunyi azan , Allah panggil tu . Kita jawab , "nantilah , baru azan" . Em , takkan nak tunggu kena solatkan baru nak sedar .

Dengan mak ayah , jarang nak dengar , "mak saya sayang mak" , peluk ayah . Dengan bf/gf , galak pulak . Allahu .


Tapi masih , Allah tu baik sangat . Subhanallah . Allah pinjamkan lagi kita nyawa . Pinjamkan lagi dunia ni . Pinjamkan lagi mak ayah . Berikan lagi nikmat-nikmat . 

Apa yang kita bagi balik dekat Allah ? Solat hujung-hujung waktu . Itu ke yang kita bagi ? Sisa yang kita bagi dekat Pencipta yang ciptakan kita sesempurna hari ni ? Allah tak minta duit kita , tak minta apa-apa , kecuali hati yang mengingati Dia . Allahu . Subhanallah.

Aku tak menulis untuk menuding salah kau dan kau , instead aku tulis untuk tuding diri sendiri . Yes, inilah hakikat kita hari ni kan ?

Kalau kurang kita merungut , bila Allah kasi lebih , mak ai bongkak betul . Lupa Allah terus . Baru sikit tu Allah kasi nikmat dekat bumi , belum bagi semua . Yang sikit tu pun dah jalan mendongak langit , kalau banyak apa pula yang jadi . 

Belajarlah merasa cukup dalam kekurangan . Kita ni peminjam je , janganlah bongkak . Nama lagi bagi pinjam , mestilah kena ambik balik . Jangan bongkak . Semua ni Allah punya . Bersyukur.

Allah timpakan ujian , alhamdulillah . Maksudnya Allah sayang lagi kita . Ujian bukan menghukum tapi itulah cara Allah mentarbiah kita. Kadang-kadang , kita manusia ni , kena a little push nak keluar dari zon selesa kita tu . Bila datangnya ujian , barulah kita tahu langit tinggi ke rendah . Siapa yang lebih berkuasa kalau bukan Allah . Barulah sedar diri sikit.

Sudah-sudahlah , jangan riak , bongkak . Dahlah meminjam . Hatta , tanah yang kau pijak ni pun Allah punya , udara , keluarga kau , kawan , semuanya Allah punya , ada hati lagi nak bongkak.

Sementara Allah beri kita nikmat , hargai , bersyukurlah . Bila nanti Allah dah tarik balik kau tak rasa menyesal . 

Kita patut bersyukur , lahir dalam Islam . Ada orang , tercari-cari kebenaran . Dari satu agama ke satu agama diorang mencari kebenaran yang hakikatnya cuma ada dalam Islam . Sayu weh tengok muslim yang sebelum revert ke Islam ni tercari-cari jalan Allah. Tengok kesungguhan diorang tu yang buat aku rasa amazed . Kita ni , lahir memang Islam . Apa lagi kita nak , tak perlu tercari-cari . Hargailah perjuangan Rasulullah SAW bermati-matian tegakkan Islam . 

Ajar diri rasa cukup , in sha Allah , slow slow nanti kita nampak miracle dari syukur ni . Kurangkan mengeluh , instead ucap 'Alhamdulillah' . Simple kan ?

Tuesday, January 5, 2016

Kau berjuang untuk apa ?

Assalamualaikum


Sejujurnya , aku tak tahu nak mula entry kali ni macam mana . Well , aku ada masalah untuk setiap entry actually . Mungkin aku akan mula dengan satu kejujuran.

Setiap manusia , akan ada satu atau dua perkara , atau mungkin lebih dari itu yang mereka perjuangkan . Ada yang kita nampak , ada yang cuma dia dan Allah sahaja yang tahu apa yang mereka perjuangkan . 


Rasulullah SAW , perjuangan baginda menegakkan Islam

Sumayyah , perjuangan beliau dan keluarga untuk kalimah "Ahad.."

Malala , perjuangan beliau untuk sebuah education

Nelson Mandela , perjuangan beliau untuk dasar apartheid 

Pesakit kanser , perjuangan mereka melawan kanser 

Aku , perjuangan untuk diri sendiri 

Kalau kau mengharap sebuah hidup yang terbentang dengan bed of roses , pelangi dan seangkatan dengannya , atas dunia ni bukan tempatnya . Percayalah . Dunia ni penuh dengan kesementaraan.

Kau tahu , perjuangan untuk diri sendiri tu tak ada bezanya dengan perjuangan yang lain . Cuma lebih sadis . Selalu orang perjuangkan perkara yang dia tak dapat , jadi dia berjuang untu dapat kesihatan , agama , kebebasan . Tapi aku , haha , macam lawakkan aku tak dapat diri aku sendiri . Lawakkan jadi prisoner dalam diri sendiri .

Satu-satu manusia yang datang dalam life aku , ada yang datang singgah , stay kejap , stay terus but every of them buat aku realize yang setiap manusia memperjuangkan sesuatu dalam hidup mereka .

Jadi , aku bangga dengan mereka yang berjuang sungguh-sungguh untuk sesuatu dalam hidup mereka , yang tak biarkan hidup mereka cuma ditentukan takdir tanpa berusaha hatta sedikit untuk mengubah

"Indeed Allah will not change the condition of a people until they change what is in themselves"
Quran 13:11

Bila berjuang , putus asa isu biasa yang kita akan dengar . Point dia , kau nak bangun balik atau nak terus hanyut .Aku pernah putus asa , suicide attempt tu perkara biasa . Sampai satu hari , Allah buka mata aku , Dia hadirkan aku sahabat-sahabat yang sangat baik . Satu-satu , Dia buka hikmah untuk perkara yang jadi dalam aku. Allah bagi aku tengok hardship orang lain yang jauh lebih sakit dari aku , dan Dia tunjuk dekat aku yang none of them die because of hardship .

Jadi , perkara tu buat aku sedar yang kenapa aku nak putus asa dengan rahmat Allah ? Kenapa aku tak cuba sayang diri aku balik , sedangkan manusia lain pun boleh sayangkan aku ? Walhal , sepatutnya aku bersyukur , in the middle of hardship yang aku go through , Allah sebenarnya cuba bawa aku dekat dengan Dia .

"....kau lupa membawa Dia yang Maha Tahu dalam mencari senangmu"

Jangan putus asa , jangan sesekali . Berjuang sungguh-sungguh . Allah tak minta kau fikir teruk-teruk macam mana selesaikan masalah kau , Dia cuma minta , sabar dan solat . Itu je .

Dalam diri kita sendiri ada satu perjuangan yang takkan pernah sudah , perjuangan melawan hawa nafsu . Setiap hari , dalam diri kita mesti ada battle antara yang hak dan yang batil . Nafsu ni kalau kau tunggang dia , maka dia jadi perkara yang akan memudahkan hidup kau , tapi kalau nafsu yang tunggang kau , ibarat kau tengah bawa keldai panjat gunung . Penat kan ? (cerita ni aku ambik dalam Aku Ingin Berubah)

Kalau kau keluhkan perjuangan kau berat dan payah , pernah kau terfikir perjuangan baginda Rasulullah SAW bermatian-matian menegakkan Islam , dan lebih pedih , hari ni Islam setakat satu status agama yang diletakkan dalam MyKad , surat beranak , borang-borang , biodata diri , tapi tak ada dalam kehidupan , tak ada Islam tu dalam diri kita .

Malala , umur 12 tahun dia perjuangan hak education untuk wanita sampai akhir hayat beliau , beliau perjuangkan . Umur kau berapa tahun ni , yang kau keluhkan perjuangan kau yang belum berjaya tu ? Sudahlah , jangan dikeluhkan . Kalau sekarang kau dalam medan perang yang sebenar , dan kau berkeluh kesah mengisahkan hal itu dan ini , mungkin dah lama kau terkorban sebab sikap sambil lewa kau .

Hakikat perjuangan bukan satu kemenangan sebenarnya tetapi perjuangan itu adalah nilaian untuk keberadaan sesutau perkara dalam life kita . Contohnya , Rasulullah SAW dan para sahabat berjuang untuk Islam . Ini berbaloi . Pesakit kanser yang berjuang untuk dipanjangkan hayatnya . Ini berbaloi .

Kalau perjuangan satu kemenangan , hari ini pasti Islam itu sendiri ada dalam kehidupan dan dalam hati setiap insan . Pasti tak muncul isu , syiah , gejala sosial dari barat , dadah dan sebagainya . Sebab bila cakap menang , kau dapat perkara tu permanently . Perjuangan Rasulullah SAW menang untuk bahagian Islam dipersada dunia dan itu tak bermakna perjuangan itu terhenti dekat situ .

Perjuangan itu satu perkara yang berterusan , penentunya nanti diakhirat sana . Dekat sana , baru kau tau perjuangan kau tu bernilai atau tidak, berjaya atau tidak .

Perjuangan memang suatu benda yang menyakitkan . Bila berjuang kau kena korbankan sesuatu . Dan perasaan , hati itu perkara yang selalu akan dikorbankan . Tapi agama , iman bukanlah perkara yang kau boleh gadai dan korbankan . Kalau sesuatu perjuangan itu menuntut kau mengorbankan agama dan akidah kau , tolak . Itu bukan perjuangan yang berbaloi .

Ingat , kita berjuang untuk satu perkara . Redha Allah .

The fact yang kau akan sakit itu perkara biasa , tapi tengok , kau sakit untuk apa ? Berbaloi ke ? Kalau tak berbaloi , tolak .

Aku , adalah testimoni yang berjaya go through satu fasa hardship dan , see , aku tak mati . Dan dekat luar sana , berjuta lagi manusia sebagai testimoni . Ujian ni wujud untuk mendekatkan kau dengan Pencipta . Berjuanglah sungguh-sungguh , capai redha Allah , cari diri kau balik . Percayalah , dalam keselerakkan payah tu ada terselit 'kau' yang belum terusik .

Kalau tak mampu berjuang bebaskan Palestin , berjuanglanh untuk bebaskan diri sendiri dari jahiliyah . Untuk itu pun dah cukup power . Tak ramai yang mampu , dan kalau kau mampu bangun lepas jatuh , jatuh dan bangun lagi , kau memang power . Itulah nilai perjuangan sebenarnya . Jangan putus asa . Allah ada .

Bila boleh berhenti berjuang ?

Bila Allah tarik nyawa kau . 

Jadi , kau berjuang untuk apa ?



Monday, January 4, 2016

Ikhlas

Assalamualaikum

Kalau kau mencari ikhlas dalam setiap apa yang kau lakukan , maka kau tidak akan pernah jumpa . Kerana ikhlas itu bila kau sendiri tidak sedar kau melakukan sesuatu perkara itu dengan ikhlas tanpa mengharap atau memikirkan apa-apa balasan.

Get me ?

You , Du'a and Allah

Assalamualaikum

Selalu novel orang buat , aku , dia dan kau kan , so hari ni aku hidangkan entry 'You , Du'a and Allah' . Semoga bermanfaat .



Du'a can be responded by three ways :

1. You get immediately what you ask

2. Keep it for later and give something even better .
Ex : A reward in akhirah as a recompensing for what you du'a in the world

3. Some calamity that was on the path of the individual will actually extinguished and minimized so you will feel the blessings of Allah in a best way Allah knows better .

Why Allah didn't answered my du'a ?

Because you lose hope too quick on Allah mercy !

Hadith :
"Your du'a will be responded for as long as you do not make haste
Sahabah ra of messenger Rasulullah SAW want to know , what is the meaning of making haste ?
Rasullulah SAW answered : For you to say , "I call out Allah and I've been calling out to Allah but He did not responded to me"

Allah heard you before you utter your du'a . You don't have to speak your du'a out loud , Allah knows what is inside your heart.

Narrate by Rasulullah SAW : "Those who's hearts are not convince will not be responded by Allah the way they wish"

If you want something , keep asking to Allah . Don't lose hope on Allah's mercy .

Keys for your du'a to be responded :

1. Praise Allah and salutation to Rasulullah SAW in your du'a.
Ex : (Malay) Ya Allah , Kau tuhan yang Maha Berkuasa dan aku ini hambaMu yang lemah ...... sambung dengan selawat ke atas nabi.

2. Seek forgiveness before asking what you want .
Ex : Allah , forgive me . I wrong to You and myself . forgive me Ya Allah .
the more you obedient to Allah , the more Allah opens the door.

3. Ask yourself how fast you react to Allah's calling ? If you wish to be responded as quick as , do ask yourself  how quick you respond to Allah's calling ? Do not delay salah ! Make time for Allah .

4. Repent . Means that , when you repent on your sins you promise to Allah you will not do it again next tiime .Ex : O Allah , I repent on my sins and I promise I will obey you.
By that , the door is wide open , ask what ever you want to Allah .

5. Do not oppress (menganiaya) people!

6. Another thing that can block your acceptance your du'a to Allah , is an unkindness to your parents . You want Allah to grant your wish but you are unkind to person who He sent to deliver you into this world .

7. Avoid yourself from haram's thing . ( food , doings , clothes , places) . Do not call Allah to fascilitate your haram doings!

8. If you want Allah to have mercy on you , have mercy on others . Be kind . Learn to forgive , learn to embrace . When people wrong you , forgive them . You are not losing anything by forgiving .


Source : Mufti Menk .